Blogwalking dan berkomentar
Beberapa bulan ini, saya agak susah untuk online, bisa online cuma malem aja. Itupun seperti dikejar-kejar, maklum pake internet instan dari provider telekomunikasi indonesia.
Walhasil, tabiat browsing saya pun berubah. Coba lihat screenshot browser saya saat browsing. kecil-kecil dan cuma tersisa icon faveicon untuk tiap site yang saya buka.
Berbeda dengan kebiasaan saya dahulu. Maksimal saya membuka 4 buah tab browser di firefox saya. Maklum, dulu kan banjir bandwith.
Well, itu tadi cuma iklan saja.
Kembali ke soal komentar. Saya sendiri sebetulnya ingin sekali berkomentar pada semua blog yang saya baca. Namun, dengan koneksi saat ini--, time based internet, agak susah untuk saya membaca seluruh posting blog dan kemudian berkomentar.
Biasanya pertama saya membuka beberapa agregrator, diantaranya http://sahabat.web.id/stikom http://id-gmail.info http://merdeka.or.id. Kemudian saya klik tengah-- agar membuka tab baru, untuk posting blog yang menarik untuk saya baca. Baru setelah itu disconnect dari koneksi internet. Setelah itu baca, lalu tidur :)
Itulah kenapa saya jarang berkomentar akhir-akhir ini. Kalaupun saya berkomentar, biasanya saya connect sebentar cuma untuk posting komentar, lalu seketika itu juga setelah komentar tercatat, langsung disconnect.
Memang, bila blog kita dikomentari oleh para legenda blog di Indonesia, tentunya ada kebanggaan tersendiri, dan tentunya membuat semangat untuk menulis yang lebih baik lagi tentunya.
Dan, saya agak GR juga. Beberapa postingan saya sebelum ini, dikomentari oleh Pak Pri. Gile.. ini Pak Pri men.. yang sekali posting, komentarnya pasti bejibun. Saya sendiri belum tahu pasti dari mana pak pri tahu saya posting blog, apakah dari agregator atau bloglines?
Namun, bukan bermaksud tidak percaya atau yang lainnya, tapi apakah yang berkomentar tersebut benar-benar orang yang bersangkutan?
Ada beberapa cara, bisa dicek di engine blog masing-masing, email dari komentator tersebut. Namun, untuk kasus pak pri agak berbeda, Siapapun bisa jadi pak pri, ini dikarenakan email pak pri yang terpampang jelas dihalaman utama blognya.
Untuk kasus pak pri, saya melihat dari IPnya. Ternyata ip dari speedy, dan bukan kebetulan, pak pri juga telah membuat postingan tentang bahwa sekarang menggunakan koneksi speedy. Nah, sekarang siapapun yang menggunakan speedy, bisa menjadi pak pri!
Saya jadi inget, dulu, seneng banget bila pak gombal itu berkomentar di blog saya. Namun sekarang, pak gombal sepertinya sibuk banget, dan cuma punya waktu untuk posting, posting dan posting.
Oh ya, sampai sekarang, tinggal pak pri, yang belum pernah bertemu dari daftar blogger yang ingin saya temui dulu itu.
--budiw
ps:
Berikut blog-blog yang membahas tentang berkomentar
http://enda.goblogmedia.com/tentang-blogging-dan-budaya-balasan.html
http://afsyuhud.blogspot.com/2006/12/what-new-blogger-wants.html
http://faniez.net/blog/2006/12/06/komentar-blogger-baru/
http://ironmaid3n.blogspot.com/2006/12/seleb-blog-dan-egonya.html
http://anotherfool.wordpress.com/2006/12/02/budayakan-mengomentari-komentar/
http://preaxz.com/2006/12/03/kampanye-budayakan-komentar/
http://kliping.blogombal.org/tabur-dan-tebar-komentar/
http://abud.web.id/2006/04/11/trackback/
http://www.gretong.com/blog/2006/12/02/budayakan-berkomentar/
$Id: http://budiwijaya.or.id/node/200, v.0.0.0.1 2006/12/14 01:19:00 budiw Exp $
Comments
maksh nih gan buat info
maksh nih gan buat info nya,izin amankan pertamax
Setuju...
Yup setuju sekali. Mari budayakan berkomentar
No Comment
No Commnet Aja Ach
Banyak berkomentar entar malah tambah runyam
]:x
prinsip sukses
lebih banyak mendengar dari pada berbicara, memberi komentar menunjukkan menjadi pendengar yang baik... (benar-benar memperhatikan si pembicara)
dikomentari ato tidak kan
dikomentari ato tidak kan tergantung dari tujuan awal ngeblog, kalo tujuannya emang untuk nulis walaupun tulisannya masih belum bagus, rasanya itu hanya masalah waktu sampai nanti tulisan kita 'improved' dan banyak dikenal dan tentunya banyak menuai komen ^_^v
ini priyadi beneran! sumpah!
ini priyadi beneran! sumpah!
komen
*komen