Macbook yang saya pakai menggunakan Leopard, setelah saya upgrade menjadi Snow Leopard, tombol singkat untuk mengambil tangkapan layar (screenshot) tidak menghasilkan berkas tangkapan. Setelah cari-cari di google, disarankan supaya mengubah lokasi direktori untuk hasil tangkapan. Berikut cara yang saya lakukan. Perintah-perintah dibawah ini dilakukan menggunakan pengguna biasa (tanpa hak admin).
$defaults write com.apple.screencapture location ~/Desktop/
$killall SystemUIServer
Kemudian silahkan dicoba kembali untuk melakukan tangkap layar. Untuk tangkap layar seluruh layar bisa menggunakan Cmd-Shift-3, apabila ingin cuma menangkap sebagian bisa menggunakan Cmd-Shift-4.
Di kantor saya, ada beberapa yang menggunakan windows dan ada yang menggunakan Ubuntu. Supaya bisa bertukar data dan berbagi pakai printer, di sisi Ubuntu tinggal diinstall samba server. Kemudian diset sesuai kebutuhan. Untuk dikantor saya, konfigurasi yang perlu saya ubah berikut ini
/etc/samba/smb.conf
...
workgroup = JPCC
..
name resolve order = bcast wins lmhost host
...
Kemudian dimuat ulang untuk layanan samba-nya. (sudo /etc/init.d/smb restart).
Untuk "workgroup" ini digunakan supaya sewaktu di browse oleh Windows, maka komputer tersebut akan masuk group yang sesuai setting tersebut.
Sedang untuk "name resolve order" digunakan sewaktu Nautilus akan membrowse jaringan windows. Kenapa menggunakan bcast di awal? Sebab penamaan komputer ini, di windows dikenal dengan NetBIOS name membutuhkan wins server.
Seharusnya dijaringan kita ada yang namanya wins server, server ini semacam dns server, yaitu server yang bertugas memetakan dari nama ke ip dan sebaliknya. Karena kita tidak menginstall wins server, maka kita gunakan broadcast (bcast). Memang ada sedikit delay pada saat membrowse. Tapi setelah dikenali dan masuk ke cache, seharusnya bisa cepat.
Berbeda dari Ubuntu. Di CentOS 5.5, saya tidak menemukan mekanisme untuk menghapus file-file session dari php 5.3. Karena khawatir file session ini tidak terhapus, saya mengimport mekanisme penghapusan file tersebut dari Ubuntu.
Kantor saya punya koneksi ke IIX sebesar 100mbps. Untuk mengoptimalkan penggunaan, sebisa mungkin akses ke akamai dijangkau melalui koneksi tersebut. Denger-denger dari teman-teman, katanya ada OpenAkamai. Tekniknya cukup mudah. Tinggal meng-query domain2 dari akamai ke sebuah dns yg mengerti tentang ip address akamai di Indonesia.
Hasil googling menemukan situs ini. Isinya simple, cuma sebuah konfigurasi untuk DNS Bind.
Ada yang aneh dengan facebook hari ini. Saat saya coba login, ada error EMPTY_RESPONSE. Apakah ini ada hubungannya dengan rencana Anonymous menyerang facebook ? Berikut tangkapan layarnya.

Update (11:22):
Kemungkinan gara2 ini penyebabnya.

Server blankon alynne saat ini diletakkan di DATAUTAMA Surabaya. Beberapa waktu yang lalu server ini diberi UPS supaya bisa lebih tahan terhadap listrik yg tidak stabil (nyala - mati).
UPS yg dipasang adalah Prolink 1200VA. Kebetulan ada fitur monitoring via RS-232 (serial). Setelah dicek di buku manualnya, ternyata tipenya RUPS-2000. RUPS-2000 ini sudah disupport oleh Network UPS Tool (nut). Jadi tinggal setup saja konfigurasinya.
Berikut konfigurasi untuk Prolink 1200VA (RUPS-2000).
Recent comments
8 hours 34 min ago
4 days 29 min ago
1 week 14 hours ago
6 weeks 1 day ago
7 weeks 2 hours ago
13 weeks 2 days ago
16 weeks 6 days ago
16 weeks 6 days ago
20 weeks 50 min ago
20 weeks 4 days ago